{"id":1042,"date":"2026-08-19T03:59:06","date_gmt":"2026-08-19T03:59:06","guid":{"rendered":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/?p=1042"},"modified":"2026-08-19T03:59:06","modified_gmt":"2026-08-19T03:59:06","slug":"rahasia-resep-kue-nastar-1-kg-yang-lembut-dan-lezat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/rahasia-resep-kue-nastar-1-kg-yang-lembut-dan-lezat\/","title":{"rendered":"Rahasia Resep Kue Nastar 1 Kg yang Lembut dan Lezat"},"content":{"rendered":"<h1>Rahasia Resep Kue Nastar 1 Kg yang Lembut dan Lezat<\/h1>\n<p>Kue nastar merupakan salah satu kue kering yang menjadi primadona terutama saat hari-hari perayaan seperti Idul Fitri dan Natal. Kue ini terkenal dengan isian selai nanasnya yang manis dan legit, serta teksturnya yang lembut dan lumer di mulut. Dalam artikel ini, kita akan mengungkap rahasia untuk membuat kue nastar dalam jumlah besar, yakni 1 kg adonan, yang tetap lembut dan lezat.<\/p>\n<h2>Mengapa Memilih Kue Nastar?<\/h2>\n<p>Kue nastar bukan hanya sekadar kue kering biasa. Kue ini memiliki nilai nostalgia dan menjadi bagian dari tradisi di banyak keluarga Indonesia. Kue nastar yang sempurna memiliki keseimbangan antara kulit yang lembut dan isian selai nanas yang segar. Ini yang membuatnya selalu dicari dan disukai banyak orang.<\/p>\n<h2>Bahan-Bahan yang Dibutuhkan<\/h2>\n<p>Untuk membuat kue nastar 1 kg, Anda memerlukan bahan-bahan berikut:<\/p>\n<h3>Bahan Kulit Nastar<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Tepung terigu<\/strong> &ndash; 1kg<\/li>\n<li><strong>Margarin<\/strong> &ndash; 450 gram<\/li>\n<li><strong>Mentega<\/strong> &ndash; 200 gram<\/li>\n<li><strong>Gula halus<\/strong> &ndash; 220 gram<\/li>\n<li><strong>Susu bubuk<\/strong> &ndash; 50 gram<\/li>\n<li><strong>Kuning telur<\/strong> &ndash; 5 butir<\/li>\n<li><strong>Vanili bubuk<\/strong> &ndash; 1 sendok teh<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Bahan Selai Nanas<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Nanas matang<\/strong> &#8211; 2 potong ukuran sedang, parut halus<\/li>\n<li><strong>Gula pasir<\/strong> &ndash; 400 gram<\/li>\n<li><strong>Kayu manis<\/strong> &ndash; 1 anak<\/li>\n<li><strong>Cengkeh<\/strong> &ndash; 3 butir<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Bahan Olesan<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Kuning telur<\/strong> &ndash; 2 butir<\/li>\n<li><strong>Madu<\/strong> &ndash; 1 sendok makan<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Cara Membuat Kue Nastar yang Lembut dan Lezat<\/h2>\n<h3>Langkah 1: Membuat Selai Nanas<\/h3>\n<ol>\n<li><strong>Parut nanas<\/strong> dan masukkan ke dalam panci.<\/li>\n<li>Tambahkan <strong>gula pasir<\/strong>, <strong>kayu manis<\/strong>dan <strong>cengkeh<\/strong>.<\/li>\n<li>Masak di atas api sedang sambil diaduk terus hingga selai mengental dan airnya habis.<\/li>\n<li>Setelah selai matang, angkat dan dinginkan. Bentuk selai menjadi bulatan kecil seukuran kelereng.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 2: Membuat Adonan Kulit<\/h3>\n<ol>\n<li>Kocok <strong>margarin<\/strong>, <strong>mentega<\/strong>dan <strong>gula halus<\/strong> hingga lembut dan halus.<\/li>\n<li>Memasuki <strong>kuning telur<\/strong>kocok hingga adonan menyatu.<\/li>\n<li>Tambahkan <strong>tepung terigu<\/strong>, <strong>susu bubuk<\/strong>dan <strong>vanili<\/strong> secara bertahap. Aduk hingga adonan bisa dipulung dan tidak lengket.<\/li>\n<li>Ambil sedikit adonan, pipihkan, isi dengan bulatan selai nanas, lalu bulatkan kembali.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 3: Membentuk dan Menghias Nastar<\/h3>\n<ol>\n<li>Letakkan bulatan nastar pada loyang yang telah diolesi margarin.<\/li>\n<li>Olesi permukaan nastar dengan campuran <strong>kuning telur<\/strong> dan <strong>madu<\/strong> agar warna kuningnya mengkilap setelah dipanggang.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 4: Memanggang Nastar<\/h3>\n<ol>\n<li>Panaskan oven pada suhu 160 derajat Celsius.<\/li>\n<li>Panggang kue nastar selama 20-25 menit atau hingga bagian atas berwarna keemasan.<\/li>\n<li>Keluarkan nastar dari oven dan biarkan dingin sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Tips Agar Kue Nastar Sempurna<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Pilihlah nanas yang benar-benar matang<\/strong> untuk selai yang lebih manis dan segar.<\/li>\n<li><strong>Gunakan butter dan margarin berkualitas<\/strong> untuk hasil yang lebih lembut dan harum.<\/li>\n<li><strong>Jangan terlalu banyak mengaduk adonan<\/strong> agar tekstur nastar tidak keras setelah dipanggang.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Membuat nastar yang lembut dan lezat dalam jumlah besar seperti 1 kg bukanlah hal yang sulit asalkan Anda mengetahui resep dan langkah-langkah yang tepat. Mengikuti petunjuk di atas akan membantu Anda membuat kue nastar yang menggugah selera dan menjadi favorit di antara keluarga dan teman-teman. Cobalah resep ini dan rasakan kelezatan kue nastar buatan sendiri!<\/p>\n<h2>Pertanyaan Umum<\/h2>\n<h3>Apa trik agar kue nastar tidak mudah retak?<\/h3>\n<p>Pastikan adonan tidak terlalu kering dan jangan memanggang kue nastar pada suhu yang terlalu tinggi.<\/p>\n<h3>Bisakah selai nanas disimpan lebih lama?<\/h3>\n<p>Ya, selai nanas bisa disimpan di dalam kulkas selama beberapa minggu. Pastikan disimpan dalam wadah tertutup rapat.<\/p>\n<p>Dengan panduan ini, Anda siap menghadapi musim perayaan dengan kue nastar istimewa yang akan menyenangkan keluargamu dan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rahasia Resep Kue Nastar 1 Kg yang Lembut dan Lezat Kue nastar merupakan salah satu kue kering yang menjadi primadona terutama saat hari-hari perayaan seperti&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[477],"class_list":["post-1042","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-resep-kue-nastar-1-kg","wpcat-4-id"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1042","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1042"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1042\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1044,"href":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1042\/revisions\/1044"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1042"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1042"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/atticarestoandbar.id\/blogzone\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1042"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}